Peduli Sampah-DLH Gelar Rapat Kerja dan Sosialisi Bank Sampah

Peduli Sampah-DLH Gelar Rapat Kerja dan Sosialisi Bank Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi bank sampah se-Kab.Luwu timur bertempat di simpurusiang, Selasa (21/1/2020).

Kegiatan sosialisai bank sampah tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas LH Luwu Timur, Andi Tabacina pengurus bank sampah se-kab.luwu timur.

Kegiatan ini yang di buka langsung oleh Kepala Dinas LH.

Bank sampah yang dibentuk sejak 2 tahun 2 bulan kali ini mensosialisasikan aplikasi bank sampah yang di sebut Abank salut yang akan digunakan.

Abank salut guna mempermudah pencarian data nasabah perhitungan jumlah nasabah dan jumlah tabungan per bank sampah.

Ajak Peduli Lingkungan, DLH Luwu Timur Gelar Sosialisasi Kalpataru

*Ajak Peduli Lingkungan, DLH Luwu Timur Gelar Sosialisasi Kalpataru*

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur menggelar Sosialisasi Kalpataru To Cerekang di sekretariat Pemberdayaan Masyarakat-Wija To Cerekang (PM-WTC) Desa Cerekang, Dusun Manurung, Kecamatan Malili, Jumat (17/1/2020) malam.

Kegiatan sosialisai Kalpataru tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas DLH Luwu Timur, Andi Tabacina pemangku adat dan Kepala Desa Cerekang dan puluhan anggota PM-WTC.

Kalpataru merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup di Indonesia.

UU No. 32 Tahun 2019 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Tercantum dalam Pasal 63 ayat 1 dan Pasal 65.UU No. 37 Tahun 2014 tentang konversi tanah dan air.

 

Thorig Husler Minta OPD Paham Penyusunan Dokumen RKL/RPL

Setelah mencanangkan Gerakan Taat Laporan Pelaksanaan (Laporlaks) RKL/RPL pada Bimtek Penyusunan Laporan Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) bagi para pemilik izin lingkungan hidup di Kabupaten Luwu Timur beberapa waktu lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar kegiatan serupa bagi OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, bertempat di Ballroom Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, Rabu (24/04/2019).

Bimtek yang dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler ini, diikuti 40 peserta dari masing-masing OPD yang telah memiliki dokumen lingkungan dan izin lingkungan serta utusan Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur.

Bimtek yang berlangsung dari tanggal 24-26 April 2019 ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait metode dalam proses penyusunan dokumen RKL/RPL bagi OPD yang telah memiliki izin lingkungan, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan bahwa, Bimtek ini sangat strategis karena kesamaan pemahaman dalam penyusunan laporan pelaksanaan RKL/RPL akan memberikan dan menghasilkan dokumen yang berkualitas sesuai dengan peraturan yang berlaku yang pada gilirannya mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan serta menjaga agar pelaksanaan pembangunan tetap sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

"Setelah Bimtek ini, saya berharap tidak ada lagi alasan ketidaktahuan sebagai penyebab tidak disusunnya RKL/RPL," tekan Husler.

"Jadikanlah Luwu Timur sebagai Kabupaten percontohan dalam ketaatan/kepatuhan pemrakarsa terhadap pelaporan RKL/RPL sebagaimana komitmen kita saat mencanangkan Laporlaks RPL/RKL beberapa waktu lalu," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi Tabacina Akhmad dalam laporannya mengatakan, Bimtek yang dikerjasamakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas ini bertujuan mengetahui cara-cara dan teknik pelaporan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, terutama dalam hal pelaporan pengendalian pencemaran air, udara dan pengelolaan LB3.

"Setelah bimtek ini, diharapkan para pelaku usaha dapat secara simultan melaporkan, hal ini untuk menghindari kesalahan analisa yang dapat berakibat pada kesalahan penanganan pengelolaan lingkungan hidup yang berakibat pada pencemaran lingkungan mengakibatkan hukuman pidana dan denda bagi perorangan atau perusahaan yang bertanggungjawab terhadap pencemaran lingkungan tersebut," urai Andi Tabacina.

DINAS LINGKUNGAN HIDUP KAB. LUWU TIMUR GELAR RAPAT KERJA DI AWAL TAHUN

MALILI - Dinas Lingkungan Hidup Kab. Luwu Timur mengadakan Rapat Kerja (RAKER) Tahunan bertempat di Ruang Adiwiyata Dinas Lingkungan Hidup, yang berlangsung pada tanggal 6 Januari 2020.

Raker yang bertema Best Practices (Praktek/Aplikasi Terbaik) dihadiri staf, sekretaris, dan Kasubag, Kabid dan K.A UPTD Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam kegiatan Raker kali ini diadakan sharing session bersama staf Dinas Lingkungan Hidup, Andi Tabacina Akhmad selaku Kadis LH  yang membahas tentang Point dibawah;

1. Pembagian Tugas Dinas Lingkungan Hidup berdasarkan SK Nomor : 660/310/SK/DLH/2019

2. Kedisiplinan Jam Kerja Berdasarkan PerBup dan Surat Edaran Kepala Dinas

3. Budaya Kerja di lingkungan kerja (ecooffice dan Menabung di Bank Sampah)

"Target Kerja di Tahun 2020 akan lebih ditingkatkan lagi" kata Kadis LH. 

 

Office of Mayor Home

Menuju Luwu Timur Terkemuka

  • 1
  • 2

Jadilah Bagian Dari Luwu Timur Terkemuka

  • Visi ini bermakna bahwa pada tahun 2021 Luwu Timur merupakan daerah terkemuka dibanding kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Aspek-aspek yang menjadi penanda dari Luwu Timur yang terkemuka tersebut adalah daerah dan masyarakat Luwu Timur yang maju, sejahtera dan mandiri. Dalam khazanah bahasa daerah, kondisi tergambarkan dalam frasa “Wanua Mappatuo Naewa i Alena”. Artinya, “negeri menghidupi rakyat dan mengukuhkan dirinya”. Maju, sejahtera dan mandiri ini tercapai melalui pengembangan ekonomi kerakyatan secara terpadu dan berkelanjutan dengan berbasis pada sumberdaya yang dimiliki daerah ini. Dengan demikian, dalam rumusan pernyataan visi ini terkandung tiga pokok visi yakni maju, sejahtera dan mandiri. Artinya, Luwu Timur pada tahun 2021 akan terkemuka dibanding daerah lain di Sulawesi Selatan dalam hal kemajuan, kesejahteraan, dan kemandirian. Indikator umum sebagai daerah terkemuka adalah indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Luwu Timur yang nilainya berada pada ketegori menengah-atas dan dibandingkan daerah lain di Sulawesi Selatan berada pada posisi minimal tiga besar.

Contact Us

Subcategories

Setelah mencanangkan Gerakan Taat Laporan Pelaksanaan (Laporlaks) RKL/RPL pada Bimtek Penyusunan Laporan Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) bagi para pemilik izin lingkungan hidup di Kabupaten Luwu Timur beberapa waktu lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar kegiatan serupa bagi OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, bertempat di Ballroom Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, Rabu (24/04/2019).

Bimtek yang dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler ini, diikuti 40 peserta dari masing-masing OPD yang telah memiliki dokumen lingkungan dan izin lingkungan serta utusan Puskesmas se-Kabupaten Luwu Timur.

Bimtek yang berlangsung dari tanggal 24-26 April 2019 ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait metode dalam proses penyusunan dokumen RKL/RPL bagi OPD yang telah memiliki izin lingkungan, dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan bahwa, Bimtek ini sangat strategis karena kesamaan pemahaman dalam penyusunan laporan pelaksanaan RKL/RPL akan memberikan dan menghasilkan dokumen yang berkualitas sesuai dengan peraturan yang berlaku yang pada gilirannya mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan serta menjaga agar pelaksanaan pembangunan tetap sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

"Setelah Bimtek ini, saya berharap tidak ada lagi alasan ketidaktahuan sebagai penyebab tidak disusunnya RKL/RPL," tekan Husler.

"Jadikanlah Luwu Timur sebagai Kabupaten percontohan dalam ketaatan/kepatuhan pemrakarsa terhadap pelaporan RKL/RPL sebagaimana komitmen kita saat mencanangkan Laporlaks RPL/RKL beberapa waktu lalu," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andi Tabacina Akhmad dalam laporannya mengatakan, Bimtek yang dikerjasamakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas ini bertujuan mengetahui cara-cara dan teknik pelaporan pemantauan dan pengelolaan lingkungan, terutama dalam hal pelaporan pengendalian pencemaran air, udara dan pengelolaan LB3.

"Setelah bimtek ini, diharapkan para pelaku usaha dapat secara simultan melaporkan, hal ini untuk menghindari kesalahan analisa yang dapat berakibat pada kesalahan penanganan pengelolaan lingkungan hidup yang berakibat pada pencemaran lingkungan mengakibatkan hukuman pidana dan denda bagi perorangan atau perusahaan yang bertanggungjawab terhadap pencemaran lingkungan tersebut," urai Andi Tabacina. (Adm.DLH)

 

Kontak

  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  0474 321005
  Jl. Soekarno Hatta Puncak Indah, Malili

Kunjungi Sosial Media